LAYANAN
Informasi kesehatan untuk merawat diri.
Panduan praktis dan afirmatif untuk membantu kamu mengambil keputusan yang tepat bagi tubuh, kesehatan seksual, dan kesehatan mentalmu.
PILIH TOPIK
Mulai dari informasi yang kamu butuhkan
Setiap tubuh dan kebutuhan berbeda. Pilih topik di bawah untuk membaca panduan ringkasnya.
HIV & Tes VCT
Memahami HIV, tes yang menjaga persetujuan dan kerahasiaan, serta U=U.
PrEP & PEP
Dua pilihan pencegahan HIV untuk sebelum dan sesudah kemungkinan paparan.
Infeksi Menular Seksual
Gejala, pilihan tes, pencegahan, dan kapan perlu menemui tenaga kesehatan.
Kesehatan Mental
Mencari dukungan yang aman, afirmatif, dan tidak menghakimi.
Terapi Hormon
Prinsip dasar penggunaan hormon yang terpantau dan disesuaikan dengan kebutuhanmu.
Pemeriksaan Rutin
Menentukan pemeriksaan dan vaksinasi berdasarkan tubuh serta kebutuhan individual.
PANDUAN RINGKAS
Hal-hal penting untuk diketahui
* Informasi ini bersifat edukatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis dari tenaga kesehatan.
HIV dan tes VCT
HIV dapat dikelola dengan terapi antiretroviral. Tes adalah satu-satunya cara untuk mengetahui status HIV dan sebaiknya diberikan dengan persetujuan, kerahasiaan, konseling, hasil yang tepat, serta hubungan ke layanan lanjutan.
- Hasil reaktif perlu dikonfirmasi oleh tenaga kesehatan.
- Orang dengan HIV yang menjalani terapi dan mempertahankan viral load tidak terdeteksi tidak menularkan HIV melalui hubungan seksual (U=U).
PrEP dan PEP: apa bedanya?
PrEP digunakan oleh orang tanpa HIV sebelum kemungkinan paparan dan membutuhkan tes HIV serta pemantauan berkala. PrEP tidak mencegah IMS lain atau kehamilan.
PEP adalah tindakan darurat setelah kemungkinan paparan. Mulai sesegera mungkin, paling lambat 72 jam, dan jalani selama 28 hari sesuai arahan tenaga kesehatan.
Tes dan pencegahan IMS
Banyak IMS tidak menimbulkan gejala. Jenis tes bergantung pada praktik seksual, lokasi paparan, gejala, dan riwayat kesehatan; paparan oral atau anal dapat memerlukan tes tenggorokan atau rektal.
Kondom, vaksinasi yang sesuai, tes berkala, dan komunikasi terbuka dengan pasangan membantu mengurangi risiko.
Menjaga kesehatan mental
Stigma dan diskriminasi dapat memengaruhi kesehatan mental serta akses ke layanan. Kamu berhak mendapatkan dukungan yang menghormati identitas dan pengalamanmu, tanpa upaya untuk mengubah orientasi seksual atau identitas gender.
Jika kamu merasa tidak aman atau berada dalam keadaan darurat, segera hubungi layanan darurat atau fasilitas kesehatan terdekat.
Terapi hormon yang aman
Terapi hormon perlu disesuaikan dengan tujuan, kondisi kesehatan, dan respons tubuh setiap orang. Pemeriksaan awal dan pemantauan berkala membantu tenaga kesehatan menilai manfaat, perubahan, dan efek samping. Jangan mengubah dosis tanpa pendampingan klinis.
Pemeriksaan rutin sesuai kebutuhanmu
Pemeriksaan yang tepat ditentukan oleh organ tubuh, usia, riwayat kesehatan, praktik seksual, obat yang digunakan, dan faktor risiko individual, bukan berdasarkan asumsi tentang identitas gender.
Pertimbangkan kesehatan umum, vaksinasi, kesehatan seksual, dan skrining kanker bersama tenaga kesehatan.
Butuh layanan yang ramah LGBTIQ+?
Cari klinik dan layanan kesehatan terdekat yang dapat membantu kebutuhanmu.
